Jenis-jenis jerawat, Penyebab Jerawat dan Cara Mengatasi Jerawat

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Apakah itu jerawat?

Jerawat (acne vulgaris) adalah suatu infeksi radang pada pembuluh rambut wajah, dada dan punggung yang diderita hampir semua remaja selama pubertas di dunia kecuali suku Neolitikum primitif yang hidup dalam pengasingan. Dan faktanya Jerawat bukan disebabkan oleh bakteri, meskipun bakteri berperan besar dalam perkembangannya.

 

Jenis – Jenis jerawat yang muncul pada kulit yaitu

1. Komedo yaitu Sumbatan pada pori-pori, juga dikenal sebagai whiteheads,

2. Jerawat pasir yaitu benjolan merah lembut juga dikenal sebagai pimples

3. Jerawat batu yaitu benjolan berisi nanah dan kadang-kadang disebut bisul

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi jerawat adalah menggunakan produk-produk yang tersedia di apotek atau counter kosmetik yang tidak memerlukan resep. Namun, untuk kasus-kasus jerawat yang membandel, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

 

Faktor penyebab utama Jerawat:

Jerawat terjadi karena kelenjar minyak (sebaceous) menempel pada pembuluh rambut pada saat pubertas. Pada saat itu, produksi minyak di kulit meningkat dan menyebabkan sel-sel kulit menjadi cepat matang. Akibatnya pori-pori menjadi mudah tersumbat dan menimbulkan komedo. Pori-pori yang tersumbat tersebut kemudian secara bertahap akan membesar dan membentuk benjolan merah.

Setiap waktu dinding benjolan merah tersebut dapat pecah dan memungkinkan zat-zat kotor dan bakteri kulit masuk secara bebas ke lapisan dalam dari kulit, akibatnya terjadilah peradangan. Apabila peradangan berada di permukaan kulit maka akan mengakibatkan Pustul, hasil peradangan yang lebih dalam disebut papul. Jika peradangan masih lebih dalam, maka akan membentuk bisul.

 

Faktor yang bukan penyebab timbulnya jerawat

  • Makanan

Orang tua sering mengatakan sebaiknya menghindari pizza, makanan berminyak, gorengan, junk food, dll. Makanan ini mungkin tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan, tapi kenyataannya mereka tidak menyebabkan jerawat atau memperparah jerawat.

Meskipun beberapa studi terbaru, diet tinggi karbohidrat, susu, dan cokelat murni dapat memperparah jerawat, tetapi penemuan ini masih sangat prematur dan membutuhkan penelitian lebih lanjut.

  • Kebersihan

Penyebab komedo adalah akibat teroksidasi minyak dan bukan oleh kotoran. Begitu juga keringat bukanlah penyebab jerawat sebab keringat diproduksi oleh kelenjar yang sama sekali terpisah di kulit.

Di sisi lain, mencuci kulit secara berlebihan justru dapat membuat kulit kering dan iritasi.

 

  • Stres

Beberapa orang begitu marah dan stres melihat jerawat tumbuh dan bertahan lama di kulit mereka. Faktanya, stres tidak berperan langsung dalam tumbuhnya jerawat di kulit.

 

Faktor-faktor yang berperan dalam timbulnya jerawat di kulit:

  • Keturunan

Jika salah satu orangtua Anda memiliki jerawat parah, kemungkinan Anda juga akan memiliki jerawat yang susah dikontrol dan diobati.

  • Tekanan

Pada beberapa pasien, tekanan dari helm, tali helm pada dagu, kerah baju yang ketat di leher, suspender, dan sejenisnya dapat memperparah jerawat.

  • Konsumsi obat-obat kimia

Beberapa obat diketahui dapat menyebabkan atau memperparah jerawat, seperti yang mengandung iodida, bromida, atau steroid baik oral maupun injeksi seperti obat resep prednisone [Deltasone, Orasone, Prednicen-M, Liquid Pred] atau steroid yang digunakan binaragawan atau atlet.

Obat lain yang dapat menyebabkan atau memperparah jerawat adalah obat-obat antikonvulsan dan lithium (Eskalith, Lithobid).

Tetapi faktanya sebagian besar kasus timbulnya jerawat bukan disebabkan oleh konsumsi obat.

  • Pekerjaan

Ada beberapa pekerjaan, Kontaminasi produk industri seperti minyak pada mesin dapat menyebabkan jerawat.

  • Kosmetik

Ada beberapa kosmetik dan produk perawatan kulit dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori. Dari sekian banyak merek yang tersedia, sangat penting untuk kita membaca daftar komposisi dan memilih produk atau kosmetik yang berbasis air sebagai bahan dasarnya atau memilih produk khusus antijerawat. Produk yang berbasis air biasanya adalah yang terbaik bagi mereka yang bermasalah dengan jerawat.

 

Penyakit dengan kondisi yang mirip jerawat

  • Rosacea

Kondisi yang ditandai dengan kulit kemerahan di dahi, pipi, dagu, dan hidung. Biasanya disertai dengan timbulnya bintilan mirip jerawat, benjolan kecil halus, dan bintil-bintil air yang kemudian bisa bernanah. Rosacea biasa muncul pada kulit wajah wanita usia 30 hingga 50 tahun.

 

 

  • Pseudofolliculitis

Kondisi yang paling umum terjadi pada wajah, tetapi juga dapat terjadi pada bagian lain dari tubuh di mana rambut dicukur atau dicabut, terutama daerah-daerah di mana rambut keriting dan kulit sensitif. Setelah rambut dicukur dan tumbuh kembali, rambut yang keriting cenderung meringkuk ke dalam kulit bukannya langsung folikel, kemudian menyebabkan reaksi peradangan. Hal ini bisa menyebabkan kulit menjadi merah dan gatal, dan dalam beberapa kasus, bahkan dapat terlihat seperti jerawat.

  • Folikulitis

Jerawat dapat terjadi pada bagian tubuh lainnya, seperti perut, bokong, atau kaki. Kondisi ini bukan disebut sebagai jerawat tetapi Folikulitis atau peradangan folikel. Biasanya folikulitis akan hilang dengan sendirinya, tetapi pada kasus tertentu folikulitis memerlukan pengobatan peresepan obat antibiotik dari dokter.

Kapan waktu yang tepat bagi seseorang untuk mengobati jerawatnya?

Karena pada setiap waktu jerawat dapat timbul, maka waktu yang tepat untuk mengobati jerawat adalah pada saat jerawat yang timbul mulai tak terkontrol dan berpotensi mengakibatkan bekas bopeng pada kulit.


Cara mudah menghilangkan jerawat?

  • Perbaiki gaya hidup

Rutinitas dan disiplin adalah kunci untuk menghilangkan jerawat, tetapi tidak semua orang bisa tidur delapan jam, makan tiga kali atau minum air yang cukup setiap hari. Akan tetapi ada hal yang bisa kita lakukan untuk mengontrol jerawat meskipun jerawat muncul dengan tiba-tiba dan tak terduga.

Perubahan gaya hidup yang paling mudah dan berguna yang bisa dilakukan adalah tidak menekan atau memencet jerawat. Menekan dan memencet jerawat tidak peduli kita berhati-hati atau sebersih apapun tangan kita, akan selalu membuat bintilan jerawat semakin memerah dan mengakibatkan bopeng. Tapi untungnya, hal itu biasanya tidak permanen.

  • Membuka pori-pori kulit anda

Sesekali konsultasilah dan periksakan ke spesialis kecantikan yang sudah ahli dan berpengalaman dalam membersihkan komedo yang menyumbat pori-pori di kulit anda.

 

Produk Pembersih dan perawatan pada kulit yang berjerawat

Banyak produk pembersih dan perawatan kulit yang beredar di pasaran, tetapi sebenarnya tidak ada satu produk sihir yang 100% cocok untuk semua orang. Hal itu dipengaruhi oleh kondisi dan jenis kulit seseorang.

 

 

 

  • Produk pembersih dosis ringan

Cuci sekali atau dua kali sehari dengan sabun pembersih bar atau cairan pembersih dosis ringan (misalnya, Dove, Neutrogena, Basis, Purpose, dan Cetaphil) akan menjaga kulit tetap bersih dan meminimalkan sensitivitas dan iritasi pada kulit anda.

  • Sabun Exfoliating dan masker

Berbagai scrub ringan, exfoliant, dan masker dapat anda gunakan. Produk-produk ini dapat mengandung asam salisilat dengan dosis yang sangat ringan yang berfungsi mengangkat sel kulit mati dan membuka pori-pori yang tersumbat. Penggunaan produk yang mengandung glycolic atau alpha hydroxy acids juga bermanfaat menjaga kulit supaya menjadi lembut.

  • Retinol

Berguna untuk membuat kulit terlihat semakin muda serta membantu mengangkat lapisan sel-sel kulit mati sebelum menyumbat pori-pori kulit yang kemudianĀ  berpotensi menjadi jerawat. Penggunaan Retinol pada jerawat juga dapat mempercepat pengeringan dan penyembuhan jerawat tersebut.

 

Pencegahan bakteri tumbuh di jerawat

  • Gunakan pembersih antibakteri

Bahan yang paling populer di semua klinik kecantikan sebagai pembersih antibakteri adalah benzoil peroksida.

  • Memakai Cream tropikal

Pembersih antibakteri dalam bentuk gel, krim, dan lotion yang dioleskan ke daerah infeksi bakteri. Bahan-bahan aktifnya yang membunuh bakteri adalah benzoil peroksida, sulfur, dan resorsinol. Beberapa merek yang dipromosikan di internet dan TV (seperti ProActiv) jauh lebih mahal daripada produk yang identik dan kadang-kadang lebih bagus dapat diperoleh di toko obat.

Efek samping Benzoil peroksida adalah menyebabkan iritasi kulit, memerah dan bersisik pada sebagian kecil orang, dan akan hilang

dengan sendirinya apabila berhenti menggunakannya. Perlu diingat bahwa pada dasarnya benzoil peroksida adalah pemutih, jadi jangan biarkan produk yang mengandung benzoyl peroxide terkontaminasi dengan kain yang kemudian dapat meninggalkan bercak-bercak putih pada pakaian berwarna, kemeja, handuk, dan karpet.

 

Mengurangi Minyak di kulit berjerawat

  • Yang tidak bisa berhenti dari kelenjar minyak adalah memproduksi minyak. Bahan antiminyak seperti isotretinoin dapat memperlambat produksi minyak untuk sementara waktu sehingga dapat membantu menghilangkan minyak pada permukaan kulit serta mengurangi efek berkilau karena minyak di wajah.
  • Gunakan astringent / toner lembut untuk menghilangkan minyak di muka. (Ada banyak merek tersedia di apotek dan produsen produk kosmetik.)
  • Menggunakan produk yang mengandung asam glikolat atau alpha hydroxy acids juga dapat membantu dalam membersihkan kulit dengan cara mengelupaskan lapisan sel-sel kulit mati.
  • Masker yang mengandung sulfur dan bahan-bahan lainnya juga membantu mengurangi minyak pada kulit.
  • Kapas antibakteri yang mengandung benzoyl peroxide juga memiliki manfaat untuk menghapus minyak berlebih pada kulit.

 

Perawatan sehari-hari untuk mencegah jerawat

  • Mencuci kulit / wajah dua kali sehari.
  • Menggunakan gel atau cream yang mengandung benzoyl peroxide 5% atau yang mengandung sulfur / resorcinol. Gunakan juga kapas yang menggandung asam salicilat 2% setiap paginya untuk meregenerasi kulit.
  • pada malam hari gunakan cream yang mengandung sulfur pada jerawatnya.
  • Gunakan pelembab atau moisturizer dan makeup yang berbahan dasar air.

 

Kesimpulan

Menghilangi jerawat memerlukan kesabaran dan ketekunan. Terapi-terapi di atas mungkin memerlukan waktu dua atau tiga bulan untuk bekerja maksimal. Jadi bersabar dalam waktu yang cukup sebelum anda mencoba terapi baru kecuali timbul efek samping, kekeringan berlebihan, dan alergi pada kulit anda.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Leave a Reply

Your email address will not be published.